TRIBUNPRIANGAN.COM - Pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) solar bersubsidi di SPBU Pertamina, kini telah wajib menggunakan QR Code Subsidi Tepat yang tertera pada MyPertamina. Kewajiban ini adalah bagian dari uji coba full cycle atau penerapan program subsidi tepat yang wilayahnya akan diperluas pada 6 Februari 2023, dimana masyarakat yang akan
HARGA LPG PERTAMINA. Harga LPG Pertamina telah dirancang sebagai wujud apresiasi untuk Anda dalam memberikan pelayanan prima.*.
Pembatasan BBM Pertalite dan Solar subsidi ini berlaku untuk para konsumen pengguna roda empat atau lebih. Oleh karena itu, jika pengguna mobil ingin tetap membeli Pertalite atau Solar subsidi harus mendaftarkan diri di MyPertamina. Baca Juga: Takut Subsidi Dipakai Orang Kaya, Per 1 Juli Beli Pertalite dan Solar Harus Daftar Dulu!
Cara Cek Status Pendaftaran Subsidi Tepat My Pertamina. Setelah Anda melakukan pendaftaran, tentu saja Anda harus menunggu terlebih dahulu sebelum bisa membeli BBM subsidi dengan My Pertamina. Hal ini dikarenakan pihak My Pertamina membutuhkan waktu untuk mengecek pendaftaran Anda. Proses pengecekan pendaftaran My Pertamina biasanya membutuhkan
• Apa itu Aplikasi MyPertamina ? Pembelian BBM Subsidi Solar dan Pertalite akan Pakai MyPertamina. Konsumen Pengguna Pertalite. Pendaftaran di aplikasi My Pertamina baru akan dibuka pada tanggal 1 Juli 2022, mendatang.
Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) terus melanjutkan inisiatif pendaftaran Program Subsidi Tepat sebagai langkah awal penyaluran BBM bersubsidi yang lebih tepat sasaran. Hingga akhir Februari 2023 ini, pendaftar Subsidi Tepat tercatat telah menembus lebih dari 5 juta unit kendaraan.
Pertama-tama, Anda bisa membuka situs https://subsiditepat.mypertamina.id/ untuk mengakses laman login di website My Pertamina. Setelah itu, untuk mengganti kata sandi, Anda bisa mengklik opsi “Lupa Password Klaim”. Lalu, Anda tinggal memasukkan NIK KTP yang terdaftar di aplikasi My Pertamina untuk mengirimkan pengajuan reset password.
TEMPO.CO, Jakarta - Berdasarkan data Pertamina Patra Niaga, saat ini sudah ada 7.898.648 kendaraan yang mendaftar aplikasi MyPertamina. Pendaftaran ini bertujuan agar kendaraan bisa menggunakan bahan bakar minyak (BBM) subsidi seperti Pertalite dan Solar dengan tepat sasaran. Dari jumlah tersebut, Pertamina memblokir 232 ribu kendaraan se
s65Ze.